Support

Rabu, 02 Maret 2016

, , , , , ,

Wisata Lembah Baliem terletak di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua

Wisata Papua .com



Papua memiliki lembah yang indah dengan panorama alam yang masih perawan alias belum dirusak, lembah ini bernama Lembah Baliem atau dikenal juga dengan nama Grand Baliem Valley. Pertama kali ditemukan pada tahun 1938 oleh ahli zoologi Amerika Richard Archbold.
LEMBAH BALIEM
Lembah Baliem terletak pada ketinggian sekitar 1600 meter di atas permukaan laut, hal ini membuat suhu disini sangat sejuk hingga bisa mencapai 10-15 derajat Celcius pada malam hari, dan masyarakat yang menghuni Lembah Baliem adalah suku Yani, Lani dan suku Dani.
Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Lembah Baliem karena  keindahan alamnya yang masih asli, penduduknya seperti suku Dani yang memiliki keunikan, dan tradisi wamena membuat para wisatawan asing terhibur setelah bosan dengan rutinitas dan modernitas di negara mereka. Gambar di bawah ini merupakan salah satu contoh penginapan lembah baliem.
Lembah baliem
Selain itu, pada bulan agustus bertepatan dengan bulan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia selama tiga hari selalu diadakan Festival Lembah Baliem . Festival ini sebenarnya bertujuan untuk menghapus perang antar suku yang sering terjadi di sini, dan sebagai ganti perang antar suku yang telah dilarang, maka diadakan Festival Lembah Baliem yang mengubah perang antar suku menjadi sebuah pertunjukan seni dan budaya untuk para wisatawan. Dan yang uniknya di sini, dalam skenario festival ini, dimulai dengan penculikan perempuan salah satu suku atau pencurian babi yang menjadi hewan ternak di sini.

Lembah Baliem
Selanjutnya, perang akan berlangsung dengan diawali tarian suku dan diiringi musik tradisional. Selain perang, ada juga lomba karapan babi antar desa dan pesta babi bakar. Wisatawan juga bisa membeli kerajinan tangan hasil karya suku setempat. Dan jika mengikuti jalan utama ke Timur dari lembah Baliem, anda akan melewati Desa Aikima, yang terkenal dengan mumi mereka yang konon berusia 270 tahun. Sekitar 15 menit berjalan kaki dari jalan utama, anda dapat mengunjungi desa-desa Suroba dan Dugum, yang keduanya layak untuk dikunjungi. Serta Desa Wosilimo yang memiliki sebuah gua sepanjang 900 meter, yang disebut Gua Wikuda. Untuk menjelajahi gua sebaiknya anda menyewa pemandu lokal yang membawa lampu, hal ini diperlukan untuk mengeksplorasi gua yang dihiasi banyak stalagmit. Terakhir, anda juga dapat berjalan kaki selama 1 jam dari Wosilimo melewati jalan setapak kecil, kemudian jembatan gantung, maka anda akan menemukan Danau Anegerak.


  • TRANSPORTASI KE LEMBAH BALIEM
Untuk pergi ke Lembah Baliem hanya bisa melalui bandara sentani di jayapura. Dari bandara sentani, anda dapat memesan tiket Trigana Air Service yang memiliki rute terbang ke Wamena beberapa kali sehari.
Setelah tiba di Wamena, anda dapat memilih untuk berjalan kaki, karena anda bisa sekaligus berkeliling. Untuk jarak yang lebih jauh, anda bisa menyewa sebuah becak dengan harga sekitar Rp. 3.000 per kilometer (itu sudah harga bagi wisatawan asing). Anda juga dapat menyewa taksi untuk perjalanan satu hari ke desa-desa sekitarnya.
Untuk kunjungan / perjalanan di wilayah Papua diperlukan izin khusus yang disebut surat jalan . Anda dapat mengajukan izin di setiap kantor polisi. Untuk surat jalan diperlukan 2 foto ukuran paspor. Buatlah fotokopi sebanyak mungkin setelah memiliki surat jalan di tangan anda, karena mungkin saja anda harus memberikan fotokopi surat jalan ke pejabat pemerintah daerah di beberapa tempat yang anda kunjungi. Dan di setiap kota di mana anda menginap, dianjurkan pergi dulu ke kantor polisi untuk melaporkan diri.
smbr:travellingnusantaraku
#wisatapapua

Salam Wisata Papua
, , , ,

Lembah Baliem Jayawijaya Papua

Wisata Papua .com

Lembah Baliem Jayawijaya Papua




Lembah Baliem merupakan tempat tinggal suku Dani, Yali dan Lani yang terletak di sekitar Pegunungan Jayawijaya. Berada di ketinggian 1.600 meter di atas laut membuat suhu di tempat ini bisa mencapai 10-15 derajat Celcius pada malam hari. Di sini, Anda bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan suku asli yang masih memakai koteka bagi pria dan rok rumbai bagi perempuannya.
Pada bulan Agustus, Lembah Baliem menjadi tempat wisata di Papua yang menarik banyak perhatian wisatawan. Selama tiga hari diselenggarakan acara tahunan yaitu Festival Lembah Baliem. Festival ini sebenarnya merupakan cara pemerintah untuk menghapuskan perang antar suku yang sering terjadi di sini. Perang antar suku telah dilarang, sebagai gantinya diadakan festival ini yang mengubah perang tersebut menjadi pertunjukan seni dan budaya untuk mengundang wisatawan.
Dalam perang di festival ini, ada skenario yang dijalankan. Biasanya perang akan diawali dengan penculikan perempuan salah satu suku atau pencurian babi yang menjadi hewan ternak di sini. Selanjutnya, perang akan berlangsung dengan diawali tarian suku dan diiringi musik tradisional. Selain perang, ada juga lomba karapan babi antar desa dan pesta babi bakar. Anda juga bisa membeli kerajinan tangan hasil karya suku setempat.
#wisatapapua 
Salam 
Wisata Papua

Objek Wisata Papua

Diberdayakan oleh Blogger.